bingung…
bingung melihat dia
terdiam dan terus memastikan keadaan
sambil sesekali tertunduk lesu
dijalan penuh debu
langkah kecil kerap diambil
agar tak terlihat kaku dan monoton
namun sayang kegundahan masih mendominasi
sehingga sulit tuk melaju
terkadang aku kasihan
terkadang aku kesal
terkadang aku malu
dan terkadang aku….
ahh
Lagi-lagi dan lagi
kebebasan menanti diujung mata
tetapi meninggalkan pijakan saja terasa sulit baginya
isyarat yg dilemparkan orang kian membuatnya makin bingung
namun dia terlihat masih enggan tukmelepasnya
bingung tuk berkata apa lagi akan tetapi…
satu hal yang membuatku kagum sama dia
yaitu konsistensinya…

“Bila kau bingung pada dua makna dan tak tahu mana yang salah dan mana yang benar. Maka hindari hawa nafsu. Sebab, nafsu menuntun jiwa kepada sesuatu yang tercela.
_Imam Syafi’i_