Goodlooking VS Goodattitude…!!!

“Sebagian Perempuan akan lebih memilih cantik. Sebab mayoritas laki² lebih banyak menggunakan mata dibandingkan akal memilih perempuan. Itulah cosmetik jauh lebih laku dari pada buku….”

Dari tulisan diatas… disini saya tidak ada maksud buat mengkritik atau apalah namun niat saya cuman igin mengingatkan kembali identitas kita baik itu perempuan atau laki-laki sebagaimana mestinya.
bahwasanya sadar atau tidak sadarnya kita selama ini itu telah menciptakan semacam “konstruksi masyarakat” tentang cara pandang mereka terhadap perempuan dan laki-laki

pada mulanya memang ini semua tercipta dari hasil konstruksi di beberapa kalangan masyarakat saja menurut beberapa orang utamanya kaum feminisme sebelumnya disini saya tidak ada maksud sama sekali untuk berusaha mendiskreditkan salah satu pihak semata, tetapi saya ingin menyadarkan kalian semua yang merasa manusia walau saya sendiri terkadang kurang sadar akan diriku sendiri

dan sebelumnya lagi, apapun yang saya tulis diblog ini itu tidak mesti harus dijadikan dasar atau rujukan sebab ini pendapat sifatnya individual atau dari diri saya sendiri. pengalaman-pengalaman atau gambaran-gambaran hidup saya selama ini tentang persoalan gender ingin kuperlihatkan dalam bentuk teks atau tulisan yang ala kadarnya ini dengan harap bisa mengingat kembali jati diri kita masing-masing dan dibawakan dengan gaya yang santai, sederhana sambil disertai sedikit humor didalamnya.

sebelum masuk lagi tema pembahasan saya sekali ingin menekankan mengenai tulisan saya diawal tadi itu bersifat “Relatif” tidak mutlak sebab kecenderungan setiap individu berbeda-beda, misal tidak semua laki-laki memilih A dan begitupun perempuan tidak semua akan memilih B walau umumnya harusnya pilihannya B (Kira-kira begitu)

mengulang kembali kata-kataku atau semacam quotes diawal td bahwa “Sebagian Perempuan akan lebih memilih cantik. Sebab mayoritas laki² lebih banyak menggunakan mata dibandingkan akal memilih perempuan. Itulah cosmetik jauh lebih laku dari pada buku.”
sebagian orang mungkin ada yg mengira ini hanyalah guyonan atau humorku sahaja tetapi faktanya setelah dipikir-pikir memang benar adanya… sy ambil contoh misalnya jika ada anggaplah perempuan yg goodlooking memposting sesuatu di sosmednya… walaupun postingannya terkesan lucu,aneh,bodoh atau mungkin (maaf) mengumbar aurat tetapi dapat dipastikan itu dapat mengundang jempol atau banyak yang menyukainya (like) serta utamanya para cowok berlomba-lomba berkomentar sambil bernada gombalan, ya… walaupun jelas itu bukan sesuatu yang mesti dipuji….

berbeda jika yang memposting itu orangnya (maaf) biasa-biasa saja, tidak cantik (goodlooking) namun isi otaknya sudah tidak diragukan serta berprestasi itu justru malah yang sedikit likenya, walaupun itu bagus dan bermanfaat serta sesuatu yang harusnya mesti dipuji nyatanya perlakuannya berbeda atau malah mungkin ada yang merasa sinislah, tidak percaya, atau meragukan akan apa yang iya dapat.

malahan ada istilah bahwa wanita yang terlahir cantik, separuh dunia sudah ada dalam genggamannya, dan dia hanya perlu mengusahakan yang setengahnya. Artinya wanita cantik walau tak terlalu pintar, mereka tak perlu banyak usaha untuk mencapai apa yang menjadi tujuan dalam hidupnya. Nasehat yang berbunyi ” rajinlah belajar supaya pintar ” sepertinya tak terlalu berguna bagi wanita -wanita cantik. Berbeda dengan wanita pintar tapi tak cantik, mereka harus berusaha ekstra keras untuk memaksimalkan potensi kepintarannya pada level tertinggi , barulah dia dianggap ‘ kasat mata ‘ oleh dunia, termasuk dalam pandangan mata laki – laki tentunya.

dan kinipun bukan hanya perempuan saja yg kerap mendapat perlakuan seperti itu bahkan laki-lakipun sekarang bisa, misal muncul istilah-istilah Cogan (cowok ganteng) dan lain sebagainya.

nah… muncul pertanyaan Kenapa kebanyakan laki – laki dan sebagian perempuan lebih tertarik dengan orang yang goodlooking daripada yg pintar?…. pernah sy mendengar begini, wanita itu dibutuhkan oleh lelaki hanya untuk dilihat, dipikat, disikat, lalu ditinggal minggat.. bukan untuk diajak berdebat ! Jadi yang namanya kecerdasan sama sekali tak dibutuhkan. Titik !! ( Upps… sory saudara- saudara,  sepertinya itu tadi jawaban dari laki-laki bejat, jadi agak  nyeleneh dan tidak dapat dipertanggung jawabkan..hehehe..)

sebab masih diselimuti rasa penasaran tinggi maka iseng saya bertanya pada teman chatting pria, yang menurut saya karena sudah berpengalaman di dunia percintaan (mungkin)hehe. Dan jawabannya begini, wanita bagi pria itu ibarat perhiasan, jadi yang namanya perhiasan, keindahan dan kecantikan fisiklah yang diutamakan, sedangkan kecerdasan termasuk prioritas yang ke sekian. Owh, berarti prinsipnya begini kira-kira, ga apa-apa ga cerdas, yang penting cantik.
heededeh…skip

Masih kurang puas kembali saya bertanya tetapi pada teman wanita siapa tau menemukan jawaban yg berbeda…. namun yang saya dapatkan malah begini, ” Saya pribadi lebih tertarik pada laki-laki yang tampangnya kayak oppa-oppa Korea sekaligus pintar…” jawabnya!! lalu aku balas singkat (Mimpi….)
skip…(lagi)

karena masih belum menemukan jawaban yang benar-benar tepat serta serius maka aku mencoba menyimpulkan sendiri saja setelah baca bbrapa artikel yang ada hubungannya mengenai judul diatas, dan akhirnya sy menyimpulkan…

Memang bahwasanya wanita – wanita cerdas yang tak cantik ini, secara lahiriah mereka mungkin tak bisa memberikan kepuasan mata bagi para pria – pria yang memandangnya sebagaimana layaknya wanita berparas jelita. Tapi bukankah cantik itu relatif ?? Dan kecantikan bukanlah sesuatu hal yang dapat  bertahan lama. Justru dalam siklus jangka panjang, wanita cerdas lebih dibutuhkan laki – laki jika sudah berumah-tangga kelak. Cerdas di sini dalam artian cerdas intelejensi ( IQ ),  bisa juga cerdas secara emosi (EQ ) , atau bisa pula cerdas secara spiritual (SQ),
Dan terkait dengan wanita dalam rumah tangga,  hal ini bisa berarti cerdas dalam pola mengasuh dan mendidik buah hati tercinta, karena bagaimanapun juga seorang ibu adalah madrasah bagi anak-anaknya, cerdas dalam mengelola dan mengatur stabilitas ekonomi keluarga, cerdas dalam membangun komunikasi bersama suami sebagai partner hidupnya, dan juga cerdas dalam berinteraksi dengan keluarga besar suami mereka beserta lingkungannya. Walaupun bukan berarti wanita cantik tak bisa berbuat hal yang serupa.  Tapi ya itu tadi, wanita dengan kombinasi cantik plus cerdas ini diciptakan Tuhan dalam paket limited edition alias terbatas secara kuantitas, sehingga bisa dijamin tak semua pria sukses mendapatkannya karena tak semua wanita memiliki perpaduan antara keduanya sehingga wanita tipe begini tergolong langka.
sy tambahkan (sangat langka)….hehe

Jadi sekarang, saya hanya ingin bertanya khusus kepada anda, laki-laki lajang dan kepada perempuan yang sedang berburu pasangan masihkah poin kecantikan atau ketampanan menempati urutan pertama dari kriteria orang idaman anda, dan justru menyepelekan atau menempatkan poin kecerdasan pada urutan ke sekian ?? Karena jika jawabannya adalah ‘Ya’, saya cuma bisa berdoa, semoga saja anda tidak termasuk manusia yang pada akhirnya cuma bisa memandang dan menganggap teman anda yang lebih beruntung dapat memiliki wanita cantik atau Cogan-cogan di sampingnya, dengan tatapan  penuh iri, lengkap dengan mulut menganga sambil air liurnya sedikit menetes keluar serta sambil menampar muka dan membentur – benturkan kepala ketembok…..!!!
(sungguh penyesalan yang haqiqi)
sad…!!!


08062K21
by : @Py

Tinggalkan komentar