Sumpah Pemuda or SAMPAH pemuda

setiap tanggal 28 oktober itu diperingati hari sumpah pemuda yg pada mulanya hasil rumusan dari Kongres Pemuda II indonesia, jika melihat sejarahnya betapa gigihnya perjuangan para pemuda kala itu demi kemerdekaan bangsa indonesia, betapa besarnya kontribusi para pemuda saat itu demi kemerdekaan kita apalagi jika kita tau bahwasanya rata-rata dari 82 pemuda yg jadi peserta dalam Kongres, ya… walaupun faktanya ada 500an yang hadir kala itu umurnya rata-rata 17,18 dan yang paling tua yaitu mohammad Yamin yaitu 24 tahunan.

tentu jika kita samakan dengan pemuda sekarang diumur segitu akan miris melihatnya, mungkin malu para pemuda dahulu melihat kita sekarang
kita seringkali mendengar kasus para pemuda entah dberita online, TV atau dilingkungan kita yang terjebak dalam hal-hal negatif, entah ikut tawuran, terjerumus pemakaian obat-obatan narkoba, sampai pergaulan bebas pun tak terhindarkan, ini yang menjadi keprihatinan bukan hanya negara tapi juga bagi para generasi muda-mudi sekarang, yang berbanding terbalik dengan pemuda dahulu dan Hanya segelintir pemuda yang mampu dan menuai beberapa prestasi, bahkan tidak sampai setengahnya.
Rusaknya moral bagi sebagian pemuda kita yang justru malah dapat melemahkan kekuatan pemuda untuk membangun bangsa. Belum lagi kesadaran para pemuda yang kurang jadi bahan kritikan kita semua

sejatinya pemuda-pemuda itu adalah sebagai ujung tombak dalam berdirinya suatu bangsa, sebab dia yang nantinya akan mengambil alih negara ini sebagai pelanjut generasi sebelumnya
tentu sulit membayangkan jika kondisi para pemuda sekarang yang nantinya akan melanjutkan membangun bangsa ini jika bercermin dengan apa yang kita lihat sekarang.

bukan aku berfikir skeptis pada pemuda kedepannya namun jika terus-terusan akan seperti ini sampai kapan akan berubah dan berbenah justru yang terjadi sekarang malah pemuda kita yang melawan bangsanya sendiri.
betul yang dikatakan Ir.Sorkarno kala itu “Perjuanganmu akan lebih sulit sebab akan melawan bangsamu sendiri”

kita sebagai generasi penerus bangsa ini mau tidak mau harus cepat-cepat menyadari akan hal itu, secara fungsional dari negara jelas peranan pemuda ini terhadap bangsa. Namun realitanya pemuda saat ini justru lebih mementingkan kepentingan diri sendiri, cuek, tanpa mau membuka mata melihat lingkungan sekitar.

tentu saya sangat sadari tulisan saya ini juga bentuk kritikan bukan hanya pada semua pemuda namun itu juga pada diri saya pribadi yang masih terlalu banyak kurangnya
dan saya juga bukan ada maksud menghina salah satu pihak kemudian menjujung pihak lain tetapi semoga ini jadi bahan pembelajaran kita semua dalam menyikapi persoalan negara kita ini terkhusus bagi para pemuda-pemuda milenial

terakhir…, akankah kita mewujudkan janji Sumpah pemuda? atau akan jadi SAMPAH Pemuda

Tinggalkan komentar