Keambiguan

Berdamai dengan pemikiran dengan membebaskannya dari pemikiran negatif. Menghapus sangka dan prasangka yang menggiring opini tak berdasar terlepas atas apa dan siapa dia. Mari tegur teguran, rangkul merangkul tanpa ada keren kerenan toh aku kau dan kita tak ada bedanya dengan benalu yang hidupnya menumpang. Bukankah asik bila terbentuk dan terbentur bersama, atau mungkin kau sukanya bertahan?, bertahan yang perlahan tertinggal oleh rombongan yang (katanya) melawan. Okelah jika kau anggap itu pembenaran diri, tapi sampai kapan kau mampu bertahan. Tanpa sadar dirimu sudah lapuk digerogoti ego. Atau jangan jangan ini hanya bualanmu sahaja yang dengan itu agar kau dapat menarik simpati dengan mempermainkan empati manusia manusia lain seolah kau kaum tertindas, Ucap sipaling merasa benar.
#peace🤞😊

@py

Tinggalkan komentar